Tips Mengalahkan Rasa Malas Dalam Menulis

Jenuh, malas, dan tidak ada ide terkadang menjadi alasan yang sering muncul bagi sebagian blogger pemula seperti saya ini. Kejenuhan atau rasa malas ini sering terjadi dan seringkali berkelanjutan alias keterusan.

Ide itu ada, terkadang rasa malas yang mulai muncul. Rasa malas yang datang, tidak menghampiri begitu saja, terkadang datang bersamaan dengan rasa jenuh yang diakibatkan oleh berbagai macam faktor. Saya yakin diantara kalian pasti mengalami hal demikian.

Masalah ide tentang apa yang mau ditulis, tidak pernah merasa kehabisan ide tersebut. Yang jadi permasalahan adalah bagaimana memulai  menuangkan dan merangkai ide tersebut ke dalam sebuah tulisan, apalagi ditambah rasa bosan dan jenuh yang selalu datang. Pengalaman saya sebagai seorang blogger pemula sering mengalami hal demikian. Gangguan seringkali tiba-tiba muncul ketika sedang menulis. Berbagai faktor seringkali menjadi pemicu terjadinya bisa saja dari diri kita dan dari luar.

Pengalaman buruk yang sering saya alami terkait dengan rasa jenuh dan malas yang menggerogoti konsistensi saya. Terkadang sebagai seorang pemula di dunia blog mengharuskan saya untuk  bersahabat dengan waktu dan mulai belajar bagaimana caranya membagi waktu tersebut.

Membagi waktu menjadi hal terpenting bagi seorang blogger, terutama seorang yang memiliki waktu yang sedikit. Apalagi buat blogger yang memiliki jam kerja dan kesibukan yang begitu ekstra tanpa jeda. Waktu luang seorang pekerja seperti saya tidak begitu banyak. Apalagi, buat blogger yang punya pacar, pasti waktunya lebih singkat banget buat nulis, untungnya saya tidak punya pacar, yah.. masih aja ada untungnya padahal ngarep. Tapi itu juga jadi masalah.  Ini suatu ke wajaran, pasti setiap orang mengalami hal demikian.

Selain menulis untuk diri sendiri, saya juga dituntut untuk memenuhi kebutuhan kantor dalam bentuk artikel. Menulis untuk kantor disesuaikan dengan aktivitas peliputan yang perlu untuk ditulis. Biasanya menulis tentang aktivitas para lembaga yang bekerja untuk kesejahteraan masyarakat. Tulisan ini di unggah pada situs pengetahuan hijau.

Biasanya setiap minggu pasti ada artikel yang menjadi target untuk diselesaikan. Artikel untuk kantor seringkali terlambat dari target yang sudah jadwalkan, begitu juga dengan artikel untuk pribadi jarang rampung dan bahkan kebanyakan terhenti di tengah jalan. Makanya blog saya terkadang sudah penuh dengan sarang laba-laba.

Ini sebuah perkara waktu dan lain sebagainya yang dibumbui rasa malas. Sudah saatnya kita sebagai seorang yang aktif dalam menyuarakan hal-hal di sekitaran alias blogger untuk memikirkan bagaimana strategi mengatasi hal-hal tersebut agar kita selalu di bawah janji konsisten.

Ada beberapa tips yang saya terapkan dari pengalaman keseharian dan tips ini yang memicu saya menjadi untuk terus melawan rasa malas dan sudah saatnya menghilangkan beberapa faktor penyebabnya. Tips ini saya tulis dan tawarkan ke kalian agar bisa konsisten dalam menulis, diantaranya

Catatan Kecil/Bank Ide

Catatan kecil, bukan berarti tulisannya ukurannya kecil-kecil, bukan itu maksud saya. Tulisan kecil ini semacam note yang digunakan untuk mencatat ide-ide atau bahan tulisan. Terkadang jika kita tidak memiliki catatan, maka ide akan hilang begitu saja, karena daya ingat kita tidak begitu kuat. Cara yang tepat adalah dengan mencatat setiap apa yang akan kita tulis. Kalau saya biasanya menulis inti-intinya saja, entah itu di buku catatan atau pun di note yang tersedia dalam hape.  Tujuannya agar mengingat alur cerita yang akan kita tulis.

Menulis Sesuai Selera

Apa pun yang kita suka pasti akan indah untuk diceritakan dan sangat menarik untuk dirangkai dalam bentuk tulisan. Tidak sedikit blogger pemula seperti saya ini kebingungan mau nulis tentang apa. Terkadang blogwalking menjadi senjata ampuh untuk menaklukkan beberapa pertanyaan yang terkadang memadamkan konsistensi kita sebagai seorang blogger.

Sebagian yang saya lihat setelah berselancar dan bersilaturahmi ke beberapa rumah teman blogger (blog nya teman), di sana muncul ide apa saja yang mau ditulis. Tapi yang biasa saya kunjungi yang sesuai dengan hal-hal yang menjadi kesukaan saya, semisal tentang lingkungan, pendidikan, sosial dan travel.

Saya juga heran melihat blogger-blogger hebat. Hal-hal sederhana bisa menjadi bahan bacaan yang sangat bermanfaat dan menarik sekaligus menjadi refrensi bagi sebagian orang. Tapi tidak menutup kemungkinan banyak juga diantara para blogger spuh yang mengalami stuck, dan terkadang kehilangan ide.

Kebanyakan dari para blogger mengikuti trend sehingga apa yang sejatinya menjadi kesukaannya terkadang terbentur dengan keinginan trand tersebut. Saya pernah merasakan hal demikian, melihat seseorang yang selalu menulis tentang kisah cinta, keinginan saya untuk seperti itu saya ikuti dan mulai menulis tentang perjalanan cinta yang saya hadapi. Dan alhasil tulisan saya yang berbau cinta banyak yang tidak setuju bahkan menjadi bahan olok-olokan. Inilah kenapa saya mengutarakan tips agar saya dan kalian konsisten dalam menulis. Inilah alasannya saya masukkan kata “menulis apa yang kalian suka” sebagai tips dalam menjaga komitmen tersebut.

Dalam tips ini tidak ada unsur pemaksan harus mengikuti ini itu atau sebaliknya. Tapi ikutilah apa yang kalian lihat, dengarkan, dan rasakan. Tulis lah dan sajikan agar menjadi sebuah tulisan yang menarik.

Ingat, jangan menulis sesuatu yang kalian tidak pahami, apalagi pemula seperti saya. Usahakan sebelum menulis agar memahami apa yang akan disajikan agar sesuai dengan tema yang akan kita tulis.

Paksa kan Diri Untuk Selalu Menulis

Sesuatu yang dipaksakan akan membuahkan hasil. Kata paksa merupakan jalan atau jembatan menuju ke terbiasaan. Sejak kecil orang tua kita selalu memaksakan kita untuk belajar, beribadah dan lain sebagainya. Tujuannya tidak lain agar kita terbiasa melakukan pekerjaan tersebut, dan nantinya akan terbawa hingga kita tua. Dan itu benar apa yang saya rasakan.

Sama halnya dengan menulis, jika kita membiaskan diri dengan terus menerus menulis maka, buah dari keterbiasaan akan segera dipetik.

Memaksa diri tidak mesti tiap hari harus mengupdate artikel ke blog. Ya..paling tidak setiap 3 hari satu tulisan tau paling mentok satu minggu satu tulisan.

Dan jadikan kegiatan menulis sebagai tugas yang wajib untuk dikerjakan seperti tugas kerja atau tugas kuliah. Biasanya yang wajib-wajib akan ke rasa takut untuk tidak dikerjakan. Dan menjadi beban jika itu ditinggalkan. Saya rasa sah-sah saja jika kita memaksa diri, toh juga demi kalian supaya konsisten dalam menulis.

Jauhkan Diri Kalian dari HAPE

Terkadang  kita menganggap ini tidak penting, bahkan kita spelekan. justru hadirnya HAPE membuat pikiran kita terbagi. Apalagi buat kalian yang baru menulis, usahakan HAPE di jauhkan sebab bisa mengganggu alur penulisan kita. Coba bayangkan ketika kalian menulis tiba-tiba buka Fesbuk yang keluar di branda fesbuk kalian ada foto mantan lagi sama pacar barunya atau suaminya. Ayo, bagaimana perasaan kalian. Pastinya ini menjadi gangguan yang sangat berarti.

Atau ketika kita sedang asyik mengetik tiba-tiba ada yang nelpon, SMS, balas chat dan lain sebagainya, ini menjadi halangan kita sekaligus sebagai pemecah konsentrasi. Usahakan hape di jauhkan atau paling tidak jangan taruh di depan kalian pas lagi nulis.

Tips seperti ini biasanya manjur bagi blogger pemula, kalau sudah master tidak ada masalah. Hal Ini saya tulis berdasarkan pengalaman atau kebiasaan saya ketika memulai menulis. Jika tips yang ini tidak diterima tidak jadi masalah hanya saja sharing pengalaman yang pernah saya lakukan.

Waktu

Waktu ini terkadang menjadi pemicu ide itu ter putus. Saya bukan menyalahkan begitu saja ke waktu. Biasanya ketika saya ingin menulis, saya memilih waktu di mana tidak ada gangguan. Misalnya ketika kalian menulis, tiba-tiba teman kalian datang dan kalian pasti merasa tidak enakkan kalau tidak nyamperin atau ngajakin mereka ngobrol. Atau bahkan mereka tanpa bertanya sibuk atau tidak langsung ngajakin keluar.

Bagi pekerja biasanya mencari waktu luang pas jam kerja. Kalau menurut saya jika waktunya dan pekerjaan tidak ada, ya.. sah-sah saja. Tapi buat kalian yang bekerja di tempat yang banyak orang pasti tidak konsentrasi. Masalah fokus tergantung kalian juga. Tapi, menurut saya hal semacam ini menjadi bagian atau faktor pemicu menurunnya konsisten. Sebaiknya carilah waktu yang tepat untuk menuangkan ide kalian.

Kebiasaan saya menulis pas malam hari sebelum tidur. Terkadang juga pagi hari mendekati subuh. Inilah waktu yang paling tepat untuk mencari ketenangan. Dulu skripsi saya tuntas saya kerjakan pas tengah malam. Menulis adalah aktivitas yang butuh konsentrasi tinggi. Sedikit gangguan, ide akan buyar. Saya pernah membaca sebuah tulisan yang mengungkap kan bahwa, seorang penulis hanya berteman dengan waktu.

Cari Tempat Atau Lokasi Sesuai Selera

Perkara tempat, tergantung bagaimana hati kalian merasa nyaman untuk menulis. Terkadang kita lebih memilih tempat-tempat yang bisa membuat hati terasa riang. Entah itu di kedai kopi, café, tempat wisata atau di mana yang menurut kalian nyaman saja. Apalagi kalau ada tempat baru atau suasana baru, pasti kalian suka dan rasa suka biasanya menelurkan kenyamanan. Intinya yang penting ide yang terpendam di dalam kepala kalian bisa ditulis dengan rasa tenang dan nyaman.

Kalau saya pribadi biasanya di dalam kamar saya bisa melakukan aktivitas ini. Di sinilah saya menemukan ketenangan. Tidak ada gangguan, tinggal tutup pintu, buka jendela yah.. ngalir aja kayak air.

Berteman dengan kopi, teh, susu atau sesuatu yang membuat kalian betah

Perkara tentang waktu sudah tuntas, tentang tempat sudah dapat, ide sudah ada. tinggal pilih teman nongkrongin leptop. Biasanya, dan ini kebanyakan dari para blogger yang saya lihat banyak menghabiskan waktu nulis bersama teman sejatinya, teman paling seru itu kopi. Minuman ini, walaupun sebagian dari kalian ada yang tidak suka dengan alasan takut asam lambung meningkat, banyak alternatif lainnya. Kopi biasanya memberikan rasa dan sensasi yang menenangkan dan terasa menyegarkan pikiran. Pasti ada juga yang berpendapat “ng juga tuh” nah ini saya kembalikan ke selera masing-masing. Banyak pilihan koc yang bisa membuat kita betah duduk manis di tempat yang kita pilih.

Ikut Komunitas Menulis

Ini merupakan tips terakhir yang saya tulis, supaya saya dan kalian mempunyai  komitmen untuk selalu konsisten dalam menulis dan tetap menjaga blog kalian dari serangan sarang laba-laba.

Sebenarnya sejak tahun 2009 saya sudah aktif ngeBLOG. Karena tidak ada teman berbagi pengalaman dan pengetahuan akhirnya isi blog saya alay-alay bagaiman gitu, ya.. asal nulis saja. Dan komitmen untuk tetap eksis pun terancam hingga pudar. Tepat nya pada tahun 2015 saya memulai lagi setelah melihat banyak diantara teman-teman sudah aktif nge BLOG. Blog yang lama saya hapus saya buat yang baru. Terkadang sesuatu yang kita buat hanya mementingkan penampilan saja dan hanya terkecoh pada sajian domain yang kita miliki tanpa ada konsisten lagi. Pada akhirnya blog yang sudah eksis saya hapus lagi karena merasa domain nya kurang tepat. Dan pada pertengahan tahun 2016 saya memantapkan diri dan mulai banyak bertanya pada sebagian orang yang sudah master dalam hal ini.

Buyamuda.wordpress.com menjadi awal semangat ngeblog dan inilah tempat saya menemukan arti sesungguhnya ngeblog. Pada Blog ini, saya merasakan senang tiada tara sebab, kali pertamanya dikomentari oleh blogger-blogger hebat.

Inilah awal mula saya menemukan ke mana arah saya dan untuk apa saya menulis. Sebagai seseorang yang konsen dalam dunia pendidikan, sosial dan lingkungan saya banyak menceritakan hal-hal tersebut. Ada juga tulisan tentang jalan-jalan, pada tulisan ini saya hanya sebatas mengikuti tren biar tidak ketinggalan jaman saja.

Lanjut ke pembahasan kenapa saya menawarkan tips supaya berkomunitas, terutama komunitas menulis.  Sebelum saya membahas lebih jauh, izinkan saya bercerita kembali. Tepatnya pada akhir 2016, saya bertemu seorang teman. Secara kebetulan kami bertemu di lokasi kerja nya. Saya bekerja untuk mendokumentasikan kegiatan para mitra penerima hibah dari salah satu donor luar negeri. Kantor saya berperan sebagai manager pengetahuan. Salah satu bentuk pekerjaannya yaitu, mendokumentasikan dalam bentuk tulisan, gambar, dan video yang kemudian disebarluaskan melalui forum-forum pertemuan dengan para pemerintah. Selain itu, dipublikasikan lewat media cetak, sosial dan web.

Setelah ngobrol, ternyata teman ini seorang blogger juga, dan aktif di dunia sosial. Dan pada akhirnya dialah yang memperkenalkan saya tentang komunitas blogger. Banyak hal yang saya dapatkan dari sharing ilmu olehnya.

Komunitas yang hingga sekarang menjadi stimulant bagi para blogger dan blogger pemula seperti saya untuk terus mengibarkan bendera komitmen agar terus menulis walaupun seminggu satu tulisan.

Komunitas ini diberi nama komunitas satu minggu satu cerita. Berbagai macam warna terlihat di dalam komunitas ini. Bisa dibayangkan, pelangi itu indah karena ke beragaman seandainya hanya satu warna misal hitam saja, kira-kira menarik tidak?. Ke beragaman ide, ke beragaman gaya nulis hingga ke beragaman topik yang dishare dalam komunitas ini, menjadikan anggotanya kaya akan pengetahuan. Inilah tips yang selama ini saya rasakan manfaatnya yang dapat menuntun kita menjadi komitmen dalam menulis.

Kalian ikuti saja komunitas yang ada, di Indonesia banyak sekali komunitas blogger yang mensupport anggotanya agar selalu menulis. Saya yakin di daerah kalian pasti ada juga komunitas blogger. Dan kalian bisa saja membuat komunitas sendiri sesama penulis.

Saya sangat berterimakasih buat komunitas #1minggu1cerita dan bagi para adminnya terutama guli yang alamat blognya diantarawaktuluang luar biasa menjadi penyemangat bagi pemula seperti saya.

*****

Setelah membaca tips yang saya tawarkan, semoga kata menulis tidak menjadi sesuatu hal yang membosankan. Dari tips di atas semoga kita tetap konsisten. Setiap apa yang kalian tulis selama itu tidak HOAX dan memiliki nilai positif pasti bermanfaat bagi banyak orang. Sebagai penutup dalam tulisan saya ini semoga kegiatan menulis yang kita lakukan bermanfaat dan terhindar dari kata bosan yang bisa meracuni pikiran kita.

Jika ada tambahan tips lainnya agar kita tetap konsisten dalam menulis. Silahkan kalian tambahkan pada kolom komentar. Tips yang saya bagikan ini merupakan tips yang sering saya lakukan ketika akan menulis. Semoga bermanfaat [SR]

Advertisements

2 thoughts on “Tips Mengalahkan Rasa Malas Dalam Menulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s