Traveling Ke Lombok di Bulan Suci Ramadhan, Siapa Takut!

Perkembangan pariwisata pulau Lombok kian mengalami perubahan menuju arah yang lebih baik. Dari wisatawan domestik hingga mancannegara beramai-ramai ambil bagian untuk menikmati indahnya pula Lombok. Awal mulai dikenal nya Lombok hingga ke mancannegara pada era 90-an. Parwisata di era itu menjadi prioritas yang membawa perkembangan hingga kesemua sektor, baik perkembangan ekonomi hingga berbagai sektor mendapatkan dampak positif.

Perkembangan kearah positif ini bisa dilihat dari munculnya aktivitas warga dengan berbagai macam unit usaha. Mulai dari yang usaha kecil hingga yang bersifat besar. Perkembangan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat dan pemerintah dalam membangun pariwisata di daerah masing-masing.

Terlepas dari dampak positif pariwisata, seperti yang dijelaskan diatas. Sebagai seorang yang muslim tentu banyak hal yang harus di ketahui sebelum bertandang ke lokasi yang ingin dijajaki. Sebut saja lombok. Lombok belakangan ini jika kita klik di google yang mencuat dan muncul di mesin pencarian adalah wisata halal.

Saya sebagai orang asli dan besar di Lombok sedikit penasaran dengan makna wisata halal yang sering diungakapkan. Apalagi saya yang sering wara-wiri keluar masuk kantor pemerintahan sering mendengarkan kata wisata halal.

Yuk.. kita cari tau ada apa dengan wisata halal, dan apa hubungannya dengan Lombok?.

Kala itu, saat menghadiri kegiatan musyawarah bersama Kepala Badan Perencanaan dan pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, sempat terdengar mengenai wisata halal. Rasa penasaran ini mengiring saya untuk mulai menanyakan hal tersebut. Maklum, saya merupakan orang baru dan hanya berwisata tanpa mengetahui lebih dalam tentang prestasi lombok dibidang industri pariwisata dan lain sebagainya. Mendengar penjelasan salah satu staff Bappeda, bahwa ternyata Lombok sudah mendapatkan penghargaan tingkat dunia kaitannya dengan wisata halal. Lombok selain di kenal dengan keindahan panorama alamnya juga memiliki muatan religi. Inilah yang menjadi daya tari wisatawan untuk datang ke Lombok.

img_7337
Mengabadikan Moment

Konsep yang bernuasa religi dengan sebutan wisata halal atau Moeslem friendly tourism. Wisata halal ini mulai terdengar diakhir tahun 2015. Kala itu Lombok menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam ajang World Halal Travel Awards 2015 di Abu Dhabi. Dan kompetisi ini membuahkan hasil yang membanggakan untuk masyarakat Indonesia, khususnya Lombok. Dalam ajang yang penuh gengsi ini Indonesia menoreh penghargaan dalam dua kategori sekaligus yaitu World’s Best Halal Honeymoon Destination dan World’s Best Halal Destination. Di tambah lagi pada tahun 2016 Lombok kembali mengukir prestasi, ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016, menambah keyakinan bahwa Lombok sangat pantas mendapatkan hal demikian.

Apakah wisata yang lain berlabel haram?…tentu tidak. Bahwa wisata halal bukan berarti yang lain haram. Tapi lebih dari penyediaan fasilitas dan jasa yang sesuai syariat islam. Agar para pengunjung yang muslim memiliki akses sarana dan prasarana sesuai syariat yang diajarkan islam, mulai dari makanan hingga penyediaan fasilitas, baik makanan maupun tempat ibadah.

Tidak tangung – tangung pemerintah NTB dalam hal ini gubernur  sekaligus sebagai TUAN GURU (kiyai) mengeluarkan PERDA terkait wisata halal. Ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam mengembangkan dan memajukan industri pariwisata yang ada di Pulau Lombok.

Oke, saya tidak akan membahas lagi mengenai kenapa lombok pantas menjadi daerah dengan katagori wisata halal. Dalam tulisan ini saya mau menulis tentang keseruan pulau 1000 masjid kala ramadan. Tentu saja pasti seru dan menyenangkan apalagi seperti saya yang suka berkeliling kemana mana.

safprada_007_Masjid Al .khairat_Selaprang Lombok Timur
Masjid Al-Khairat Selaparang Lombok Timur
safprada_006_Masjid Mujahidin Selong Lotim
Masjid Al Mujahidin Selong Lombok Timur
safprada_004_Islamic Center Mataram
Masjid Hubbul Wathon

Ramadhan dan Pulau Lombok

Yuk..kita liat apa saja yang ada di pulau nan cantik dengan garis pantai yang begitu panjang dan menyimpan beragam detak kagum para pengunjung. Apalagi pada bulan ramadan berbagai macam corak budaya tersuguhkan di bulan yang penuh berkah ini. Jangan salah walaupun bulan ramadhan tidak ada larangan untuk berwisata, contohnya pulau lombok lewat branding pesona khazanah ramadhan mampu meramaikan dan harapannya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisata baik domestik maupun mancannegara.

Berwisata Religi

Berbagai upaya dilakukan untuk menghiasi dan menarik minat para pengunjung untuk datang berkunjung ke lokasi wisata. Salah satu acara yang selalu diadakan belakangan ini oleh pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan para penggiat wisata yaitu Branding Pesona Khazanah Ramadhan. Berwisata dan beribadah sudah menjadi satu paket. Tren ini menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancannegara. Saya menyebut sebagai istilah berwisata religi karena pas bagi pulau Lombok. Pada paragraph diatas sudah disebutkan bahwa Lombok memiliki wisata halal yang dilengkapi dengan paket spiritual.

tabligh-akbar-di-lombok-_170524145158-170

Jika berbicara tentang keindahan sudah tidak perlu dibahas lagi, begitu juga dengan Religion. Wisatawan digiring untuk melihat ribuan masjid dengan berbagai corak, mulai dari masjid khas hingga masjid yang sudah mengadobsi budaya ketimuran. Setiap masjid akan menyuguhkan suguhan suguhan nuasa keislaman terlebih pada bulan puasa ini. Setiap masjid yang ada di pulau Lombok tidak pernah sepi, banyak aktivitas dilakukan. Selain melakukan kewajiban sholat 5 waktu, juga dijadikan sebagai pusat kajian da’wah hingga tempat berbagi ilmu agama antar pengunjung.

FB_IMG_1496008310177
Sumber foto: Channel Muslim (Suasana di dalam masjid Hubbul Wathon/Islamic Center)
18718585_10203487346260356_1422859365_n
Sumber foto: Kicknews.today

Ada moment khusus di jumpai saat bulan puasa yaitu, adanya hidangan gratis berbuka puasa dan saur. Bagi saya sebagai seorang yang gemar berkeliling memudahkan kita untuk mejalankan ibadah puasa.

Bagi para wisatawan yang berkunjung ke pulau Lombok saat puasa, anda akan menjumpai berbagai kegiatan keagamaan yang mungkin di kampung halaman anda tidak menjumpai hal serupa. Tidak tanggung-tanggung pemerintah NTB mendatangkan imam besar dari berbagai Negara untuk menjadi imam pada shalat Terawih diantaranya Syeikh Khalid Barakat dari Lebanon, Syeikh Ezzat eL-Sayyed dari Mesir, Syeikh Mouad Douaik dari Maroko, dan Syeikh Ahmad Jalal Abdullah Yahya dari Yordania. Para wisatawan juga mendapatkan kajian tentang perkembangan islam lewat beberapa pameran dalam bentuk replika.

1
Sumber foto: DISBUDPAR NTB (Informasi perkembangan ISLAM)

Jika sudah berkeliling ditengah kota, anda juga bisa berkunjung ke beberapa daerah untuk mencari tau penyebaran islam pertama kali ke tanah Sasak. Ada beberapa situs warisan sebagai bukti penyebaran islam diantaranya adanya masjid kuno Bayan, Masjid kuno rembitan, masjid kuno pujut dan beberapa situs peninggalan para penyebar agama islam.

Mencicipi kuliner khas Lombok

Kurang lengkap rasanya kalau berkunjung kesuatu daerah, tanpa mencicipi makanan khasnya. Lombok sendiri memiliki beranekaragam makanan khas, terlebih pada bulan puasa banyak bermunculan warung-warung yang menjajakan makanan khas tersebut.

pelecing
Pelecing Kangkung
a5otoxgcuaakt3h
Pelecing dan Sate Tanjung (Lombok Utara)

Ada tradisi unik di pulau Lombok saat bulan ramadhan. Tradisi yang hampir 90% penduduk Lombok melakukan hal demikian. Tradisi yang saya maksud adalah menjadikan pelecing sebagai menu wajib selama 30 hari di bulan ramadhan. Pelecing merupakan olahan kangkung yang diberi bumbu khas Lombok. Jika berkunjung ke Lombok sempatkan diri untuk mengintip dapur masyarakat Lombok, kalau bisa di acak setiap daerah pasti anda kan mengangguk-angguk “ternyata benar apa yang di tulis Buyamuda.wordpress.com”. Selain pelecing ada juga ayam taliwang, sate rembiga, sate tanjung, dan beragam bentuk makanan dan jajanan siap memanjakan perut anda dikala berbuka dan sahur. yuk tunggu apa lagi. [SR]

WhatsApp-Image-2017-05-27-at-9.56.27-PM_zpsmowu7kpk-318x318

 

Advertisements

One thought on “Traveling Ke Lombok di Bulan Suci Ramadhan, Siapa Takut!

  1. wisata selama bulan puasa jadi bikin ibadah lebih berasa ya. Apalagi kulinernya nyam banget… dan Lombok memang negeri yang tak akan habis untuk dieksplorasi. apalagi sekarang pemerintahnya sudah serius mengelola wisata halal ya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s