Traveling Ke Lombok di Bulan Suci Ramadhan, Siapa Takut!

Perkembangan pariwisata pulau Lombok kian mengalami perubahan menuju arah yang lebih baik. Dari wisatawan domestik hingga mancannegara beramai-ramai ambil bagian untuk menikmati indahnya pula Lombok. Awal mulai dikenal nya Lombok hingga ke mancannegara pada era 90-an. Parwisata di era itu menjadi prioritas yang membawa perkembangan hingga kesemua sektor, baik perkembangan ekonomi hingga berbagai sektor mendapatkan dampak positif. Perkembangan kearah positif ini bisa dilihat dari munculnya … Continue reading Traveling Ke Lombok di Bulan Suci Ramadhan, Siapa Takut!

NgeBlog: Menjalin Pertemanan Dari Dunia Maya Hingga Nyata

Assalamu’alaikum, semangat pagi, bagaimana kabar hari ini. Saya berharap kabar kita semua sehat dan bahagia selalu. Tidak terasa sudah masuk bulan suci ramadhan, saya pribadi mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan bagi yang muslim dan beriman. 

Ngeblog merupakan rutinitas keseharian seseorang yang memiliki hobi beragam dan disalurkan lewat sebuah tulisan. Berbicara tentang blog, tulisan saya kali ini akan menceritakan tentang manfaat ngeblog dilihat dari sudut sosial. Continue reading “NgeBlog: Menjalin Pertemanan Dari Dunia Maya Hingga Nyata”

Mengenal Jenis Sampah Agar Tidak Nyampah sembarangan

Siapa yang tidak kenal benda yang diberi nama sampah??? . Semenjak kita dilahirkan barang ini sudah mulai dihasilkan. Sampah itu sendiri diartikan sebagai bahan yang dibuang karena menganggap tidak ada lagi nilai ekonomisnya. Pengertian ini dilihat dari aktivitas manusia sebagai mahkluk hidup yang punya akal dan pikiran. Sedangkan, sampah yang diluar dari aktivitas manusia disebut sampah alam, semisal daun yang berguguran, buah yang sudah membusuk dan lain sebagainya. Continue reading “Mengenal Jenis Sampah Agar Tidak Nyampah sembarangan”

Andai saja PELANGI itu SATU WARNA

Pernah lihat pelangi? Pernah hitung warnanya ada berapa? Kalau pengalaman saya waktu kecil, sesering melihat pelangi sesering itu juga saya menghitung jumlah warnanya. Namun tak pernah berhasil. Sampai 27an tahun berlalu, saya mencoba menghitungnya. Tahu kah jumlah aslinya berapa? Ternyata jumlah warna di pelangi itu tak dapat saya hitung hingga saya berumur setua ini. Hahaha. Continue reading “Andai saja PELANGI itu SATU WARNA”

Mempromosikan atau Merusak Alam

“Semakin gencar kita mempromosikan alam secara tidak langsung kerusakan ada didepan mata”

Kalimat di atas mulai terpikir ketika saya melihat tayangan sebuah aksi promosi wisata. Dalam tayangan wisata tersebut menyuguhkan betapa indahnya alam yang dimiliki Lombok, lokasi yang jarang orang ketahui dengan hiasan pantai, tebing dan deburan ombak yang senantiasa membasahi pasir dengan beragam corak mulai dari putih hingga pasir dengan warna pink. Promosi sejatinya bertujuan memberikan informasi kepada khalayak ramai untuk menarik daya minat seseorang agar datang ke lokasi tersebut. Continue reading “Mempromosikan atau Merusak Alam”

Dampak Psikologis Anak-anak Korban Banjir BIMA

Alhamdulillah banjir yang melanda kota dan kabupaten Bima kini sudah tidak lagi. Banjir yang sempat meluluh lantahkan, kini meninggalkan kerusakan yang sangat parah. Tidak hanya masalah fisik saja, banjir yang sempat menerjang hingga empat hari ini juga menyisakan trauma yang mendalam bagi warga. Bagaimana tidak, harta benda yang mereka miliki habis terbawa amukan banjir bandang yang begitu dahsat. Hanya pakaian yang ada dibadan yang bisa terselamatkan. Continue reading “Dampak Psikologis Anak-anak Korban Banjir BIMA”

Pantai Selong Belanak

Setelah melalui perdebatan panjang akhirnya minggu ini ditetapkan untuk mengelilingi Pulau Lombok. Rencana awal sebelum disepakati untuk mengeksplore Lombok, jauh jauh hari berencana ke Pulau Moyo. Awalnya rencana sudah mateng, tinggal tunggu hari H nya saja. Tapi apa hendak dikata, manusia boleh berencana tapi Tuhan yang memutuskan. Ke Moyo gagal gara-gara waktu cuti teman-teman tidak disetujui “sabar”. Akhirnya kembali ke pilihan alternatif yaitu mengelilingi Lombok. Continue reading “Pantai Selong Belanak”